Selasa, 25 Oktober 2016

Perawat Pertama di Dunia Ternyata Muslimah

     Rufaidah binti Sa'ad al-Anshari adalah pemilik tenda perawatan untuk orang sakit pertama dalam sejarah. Dia adalah perempuan mulia,shahabiah,dan mujahidah. Dia berbaiat kepada Rasulullah saw,setelah hijrah dan turut serta dalam dua peperangan, Khandaq dan Khaibar. Dia adalah orang yang bisa membaca,menulis, dan memiliki banyak keuntungan.
     Rufaidah mendapatkan julukan Fidaiyah sebab dia masuk dalam medan perang untuk membawa orang-orang yang terluka,mengobati mereka,dan memotivasi para mujahid. Tenda perawatan milik Rufaidah muncul pertama kali pada Perang Uhud. Dia merawat luka mereka dan menjaga mereka pada waktu malam. 
     Rufaidah keluar dalam peperangan dan membawa seluruh peralatan,termasuk tenda yang dia butuhkan di atas unta. Dia mendirikan tendanya di hadapan parjurit muslim dan para shahabiah turut membantunya. Kemudian, disebut Rufaidah al-Aslamiah walaupun ini tenda perawatan lapangan pertama. 
     Aisyah r.a berkata, "Pada Perang Khandaq Sa'ad bin Mu'adz terkena panah dari Abu Usamah. Kemudian, Rasulullah saw. memerintahkan Rufaidah untuk mendirikan tenda di dekat masjid,agar mudah dikunjungi." Imam Ibnu Hajar dalam kitabnya,al-Ishabatu fi Tamyizi ash-Shahabati,menyebutkan, " Ketika Rufaidah melihat panah tertancap di dada Sa'ad, Rufaidah menghentikan dulu aliran darahnya dan dia membiarkan anak panah tersebut tetap menancap dadanya sebab dia mengetahui jika dicabut,darah akan mengucur dan tidak bisa dihentikan."
     Rumah sakit Rufaidah didirikan di dekat masjid Rasulullah saw. Rufaidah tidak hanya mengobati dalam peperangan,tetapi dalam keadaan biasa pun tetap membantu orang-orang yang membutuhkan. Dia adalah orang yang mengelola dengan sistem pengelolaan rumah sakit yang kita kenal saat ini. Rufaidah mendanai semua kegiatannya dari harta pribadinya. Rasulullah saw. memberikan penghargaan kepadanya sebagaimana beliau memberikan penghargaan kepada orang-orang yang unggul di antara para sahabatnya. 


    

Tidak ada komentar:

Posting Komentar